Jadi Freelancer

Apa yang terlintas di pikiranmu ketika mendengar kata freelancer? Kebanyakan orang mungkin akan memiliki gambaran tertentu terhadap kata freelancer, seperti mengenakan piyama, duduk santai di depan laptop dengan secangkir kopi atau teh hangat yang nyaman di tangan. Bekerja nyantai tak perlu takut akan omelan bos atau rekan kerja yang menyebalkan. Ada lebih banyak hal lagi yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pekerja freelancer. Jika kamu sudah bekerja dan mulai memikirkan untuk menjadi freelancer, coba baca baik-baik artikel berikut ini ketika memutuskan ingin menjadi seorang freelancer. Seperti kebanyakan hal dalam hidup yang selalu memiliki dua sisi yang berbeda, ada resiko yang harus ditanggung untuk menjadi seorang freelancer. Salah satu cara untuk memilih dan membuat keputusan yang bijak adalah dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan menjadi freelancer. Berikut kelebihan dan kekurangan menjadi seorang freelancer.

Kelebihan menjadi seorang Freelancer

  1. Waktu bekerja Fleksibel
  2. Kebanyakan orang bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Berbeda dari seorang freelancer, kamu bebas menyesuaikan jadwal kerjamu dari mulai jam berapa saja dan memilih waktu kerja terbaik yang bisa membuatmu jadi lebih produktif. Jadi kamu bisa dengan mudah menyesuaikan jadwal mu sehingga kamu dapat menjalani kehidupanmu dengan nyaman. Skill yang paling dibutuhkan untuk menjadi seorang freelancer adalah pintar dalam membagi waktu. Kamu harus pintar membagi waktumu dan membuat jadwal kerjamu sendiri. Meski bekerja freelancer terbilang santai, kamu tetap saja harus bisa menyelesaikan pekerjaanmu tepat waktu agar klien dapat kepuasan akan hasil kerjamu.

  3. Bekerja bisa di mana saja
  4. Seorang freelancer bebas bekerja di mana saja, karena memang dia tak memiliki kantor untuk tempatnya bekerja. Zaman sekarang, seorang freelancer tidak hanya dapat bekerja di rumah. Di era modern dan digital seperti sekarang, seorang freelancer dapat bekerja di mana saja seperti di perpustakaan, di cafe, atau di coworking space-coworking space yang sudah banyak tersedia.

  5. Kamu berperan sebagai bos dalam pekerjaanmu
  6. Sebagai seorang freelancer, kamu memiliki tanggung jawab penuh atas tugasmu. Seorang freelancer juga dapat membangun karier yang mereka inginkan dan terkadang banyak yang harus mengerjakan proyek yang tidak diminati ketika dalam menghadapi masa sulit tak adanya job freelance yang sesuai dengan keinginan. Selain itu, karena kerjanya yang tak diawasi oleh bos, kamu lah yang harus menjadi bos untuk dirimu sendiri. Jangan sampai kamu terlalu terlena dan mengabaikan pekerjaanmu karena tak ada yang mengawasi.

  7. Memiliki potensi penghasilan lebih banyak
  8. Bicara soal gaji, seorang freelancer bisa mendapat penghasilan yang lebih besar daripada karyawan tetap di perusahaan. Hal tersebut dikarenakan penghasilan seorang freelancer didapat dari berbagai sumber dan berbagai proyek yang mereka kerjakan. Hal tersebut tergantung pada kreativitas, jaringan kerja, keahlian yang dimiliki dan sumber informasi yang dia miliki. Semakin banyak informasi pekerjaan freelance yang dia terima, semakin besar peluang seorang freelancer memperoleh bayaran.

suka duka jadi freelancer

Kekurangan menjadi seorang freelancer

  1. Pekerjaan yang tak menentu
  2. Menjadi seorang freelancer memiliki tantangan tersendiri, karena seorang freelancer belum tentu mendapatkan pekerjaan secara rutin setiap bulan. Lebih lagi jika dia hanya bekerja pada satu orang klien saja. Oleh karena itu, menjadi seorang freelancer memiliki tantangan tersendiri yang berhubungan dengan pendapat yang diperoleh, kadang penghasilannya bisa sangat besar atau bahkan bisa tak ada penghasilan sama sekali. Tak heran jika biasanya menjadi freelancer banyak dilakukan untuk mahasiswa yang ingin mendapatkan uang tambahan ataupun para pekerja yang juga mendapatkan penghasilan tambahan tanpa mengganggu pekerjaan di kantor dan masih bisa mengerjakan pekerjaan freelance.

  3. Tidak mendapatkan asuransi kesehatan
  4. Jangan mengharapkan mendapatkan asuransi kesehatan jika kamu ingin bekerja menjadi seorang freelancer. Menjadi seorang freelance berbeda dengan menjadi karyawan di perusahaan yang akan otomatis menerima jaminan asuransi kesehatan jika bekerja. Jika sakit, kamu mungkin harus menghabiskan tabungan untuk berobat. Untuk itu, penting bagi seorang freelancer untuk memiliki asuransi kesehatan baik dari perusahaan swasta maupun pemerintah.

  5. Jam kerja melebihi delapan jam
  6. Seorang freelancer terkadang harus bekerja melebihi jam kerja harian seorang karyawan kantor. Freelancer kadang harus bergadang sampai larut malam untuk menyelesaikan deadline yang harus diselesaikan. Hal tersebut biasanya terjadi pada mereka yang belum bisa mengatur waktunya sendiri dalam bekerja. Untuk mengantisipasi kejadian seperti itu, kamu bisa membuat timeline kerja dan jadwal kerja sendiri yang harus kamu patuhi dan jalankan ketika kamu menjadi freelancer. Ingat freelancer tak memiliki atasan yang akan mengawasi kinerja kerjamu, maka kamu yang harus keras pada dirimu sendiri dan belajar mengatur waktu.

loker freelancer

Contoh Pekerjaan Freelance

Ada banyak jenis pekerjaan freelancer seperti penulis, copywriter, content writer, penyunting (buku,film, video), proofreader, desainer, animator, penyiar radio, arsitek, fotografer, event organizer, konsultan pajak, motivator, translator, programmer, data entry, dubber, illustrator, animator, komikus, sales, dan admin sosial media. untuk kamu yang sedang mencari lowongan pekerjaan freelance, bisa baca di sini

Nah itu tadi tentang kelebihan dan kekurangan menjadi seorang freelancer. Walaupun banyak yang ingin bekerja menjadi seorang freelancer karena dianggap cara kerjanya yang santai, kamu tetap harus mempertimbangkannya baik-baik jangan hanya karena keinginan semata memutusan ingin menjadi seorang freelancer dan memutuskan berhenti dari pekerjaan yang lama. Semoga artikel tadi bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *