Teruntuk Si Pengkritik yang Berniat Untuk Menjatuhkan Semangat Orang Lain

 

 

Hola Hola

Aku hadir kembali dengan beberapa keresahan yang mengganjal di hati, langsung saja disimak tulisanku,ya?

 

index.png

 

Sumber

Pernahkah kalian dikritik? Pasti pernah. Oke kali ini aku ingin membahas soal kritikan. Jadi beberapa hari ini aku sering uring-uringan karena mengingat kritikan seorang teman soal tulisanku. Aku tahu kok, dalam kehidupan sehari-hari, kita tak akan pernah bisa lepas dari kritikan. Apapun yang kita lakukan selalu saja ada yang mengkritik, bahkan kegiatan atau hal baik yang kita lakukan pun masih dikritik apalagi hal buruk. …Read More->

HelpNona Writing Contest : 4 Alasan Kenapa Kamu Tak Perlu Terlalu Memusingkan Status Singlemu

imagessumber

Perempuan merupakan makhluk paling sensitif. Dan salah satu hal yang bisa membuat perempuan menjadi sensitif adalah ketika disinggung pertanyaan klasik ‘kapan nikah ?’ Sering,kan,pertanyaan klasik seperti itu didengar ? seperti ketika datang ke acara nikahan teman, lalu tiba-tiba ditanya ‘ Kamu kapan nyusul ?’ atau ketika kumpul bersama keluarga saat hari raya dan pertanyaan klasik ‘Wah.. kamu mana pacarnya ? Kok ga pernah dibawa ke rumah? Kapan nikahnya?’ kembali dilontarkan oleh beberapa anggota keluarga. …Read More->

Menyembuhkan Luka Karena Kematian

kematian1.jpg

sumber

              Ketika menulis ini, sejujurnya aku sedang begitu merindukan ibuku. Ibuku sudah meninggal tiga tahun yang lalu. Ya, topik yang aku bahas kali ini memang tak jauh sekitar ibu dan kehilangan. Jangan tanya kenapa, karena memang itulah yang sedang kurasakan sekarang.

Kalian semua, adakah yang pernah mengalami kehilangan ? Adakah yang pernah ditinggalkan oleh seseorang yang paling disayangi karena kematian ? jika aku bertanya bagaimana perasaan kalian sekarang setelah waktu berlalu dan kalian menyadari bahwa sudah tak ada lagi orang yang kalian sayangi ? Bagaimana perasaan kalian ketika tiba-tiba rindu menghampiri dan semua bayangan tentang dia yang pergi kembali menyeruak ? Jawabannya pasti bervariasi. Aku pernah membaca sebuah quote dalam novel remeber when, aku lupa siapa yang mengatakan quote itu tapi si tokohnya ada yang pernah berkata ”Luka kehilangan karena kematian itu tak akan bisa begitu saja dilupakan.” …Read More->

4 Hal Ini Mengalami Perubahan Seiring Semakin Berkembangnya Teknologi

 teknologisumber

 

 

Indonesia mengalami perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat 10 tahun terakhir.

Perkembangan tersebut membawa perubahan-perubahan yang sangat signifikan dalam gaya hidup setiap masyarakatnya. Tentu, hal pertama yang sangat jelas terjadi adalah semakin mudahnya masyarakat berkomunikasi, selain itu masyarakat menjadi semakin mudah dalam melakukan berbagai hal. Dari mulai dalam hal belajar dan pembelajaran, kegiatan perdagangan, dll.

Dan berikut merupakan perubahan-perubahan pola hidup yang terjadi dalam masyarakat Indonesia …Read More->

Mempercayai Kemampuanmu

index.jpg

 sumber

Percayalah pada kemampuanmu meski seluruh dunia tak percaya padamu. karena, “Hal yang paling menyedihkan itu bukan ketika orang lain tak mempercayai kemampuanmu, tapi ketika kau tak percaya pada kemampuanmu sendiri, karena pada titik itu kau akan berhenti mencoba.”

Kamu pasti pernah disepelekan,bukan ? mungkin pernah mungkin juga tidak. Kalau misalnya ada yang mengatakan ‘Emang kamu bisa ?’ ke kalian pernah tidak ?

Tak apa jika semua orang membencimu dan tak mempercayai kemampuanmu.
Percayalah omongan-omongan tak mengenakkan dari orang lain sebenarnya tak terlalu buruk, karena dengan adanya orang-orang yang berbicara seperti itu padamu, secara tidak sadar kamu pasti akan berusaha dan membuktikan pada mereka bahwa kamu bisa, dan kamu mampu. Ya, Omongan dan cercaan orang-orang justru akan membuatmu semangat, membangkitkan semangatmu yang telah hilang atau tiba-tiba saja hilang.

Lalu, bagaimana kalau kamu tidak mempercayai kemampuanmu sendiri? …Read More->

Paling Berharga

Apa paling berharga di dunia ini ? Sesuatu yang tak bisa digantikan oleh apapun dan tak pernah bisa dinilai serta tak akan pernah bisa dibeli dengan berapa banyak pun uang yang kita miliki. Ada hal- hal yang memang sangat berarti di dunia ini, diantaranya waktu, kenangan dan seorang ibu. …Read More->

Cirebon Smart City

images (5)

sumber gambar di sini

Smart City sedang menjadi impian bagi setiap kota di Indonesia. Smart City sendiri merupakan sebuah konsep kota cerdas, di mana masyarakatnya mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang ada dengan efisiensi dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat untuk mengantisipasi kejadian tak terduga. Dengan kata lain Smart City merupakan suatu konsep pembangunan yang memanfaatkan sumber informasi dan menggunakan teknologi yang canggih untuk mempermudah kehidupan.

Banyak kota-kota di Indonesia yang sedang berbenah agar menjadi smart city.  Dan salah satu kota yang tengah berbenah agar menjadi smart city adalah kota Cirebon. …Read More->

Metamorfosis

metamorfosis

Sumber

Metamorfosis tak hanya dilakukan oleh binatang, tapi kita semua pun melakukannya,Karena sebenarnya semua orang berubah dan semua orang berkembang, begitu pun kita. Dan kadang kita tak menyadarinya.

     Suatu hari ada seekor ulat kecil yang dianggap begitu menjijikan bagi teman-temannya. Si ulat ini selalu dihina oleh sekumpulan tupai yang tinggal di pohon bersama sang ulat.

“kamu itu menjijikan sekali. berbulu, kecil dan tak berguna. tak ada yang menyukai mu. kamu berbeda sekali dengan si capung. dia banyak yang mengagumi dan banyak yang menyukai. bahkan dia bisa terbang bebas sesuka hati menggunakan sayapnya. tak seperti kamu.” …Read More->

Quarter Life Crisis

<!DOCTYPE html> <html> <head> <title>Quarter Life Crisis</title> </head> <body> <h1>Quarter Life Crisis</h1> <img alt="Quarter Life Crisis" src="https://niawati.com/wp-content/uploads/2015/08/The-Quarter-Life-Crisis.png"/> </body> </html>

Quarter Life Crisis merupakan fase di mana seseorang sedang mencari jati dirinya. Quarter Life Crisis biasa di alami oleh seseorang di usia 20an. Usia 20an memang usia yang rentan, usia di mana seseorang mulai mencari jati dirinya, usia di mana seseorang dituntut untuk mengambil keputusan-keputusan besar dalam hidupnya. Keputusan-keputusan yang akan menentukan kelangsungan hidupnya di masa depan.

Saya pun mengalami Quarter Life Crisis. Sedang mengalami lebih tepatnya. Akhir-akhir ini, ada beberapa keresahan-keresahan akan masa depan yang terus menghantui pikiran saya.
Ada beberapa hal yang selalu dipikirkan oleh seseorang di usia 20an,diantaranya :

  1. Akan menjadi apa saya nanti ?
  2. Dengan siapa saya akan melanjutkan hidup (menikah) ?

Kedua pertanyaan itu pun terus saja berdengung di telinga saya. Membuat saya kadang kerepotan menjawabannya. Wajar memang jika saya menanyakan hal seperti itu, saat usia saya sudah mencapai 20 tahun lebih, dan ketika saya melihat bahwa teman-teman saya sudah menjadi “orang”, sedang saya masih begitu-begitu saja. Merasakan hidup seolah-olah stagnan. Tak maju dan tak bisa mundur. Itu benar-benar menyebalkan. Saya seperti mengalami krisis identitas. Tak tahu harus berbuat apa dan tak tahu ingin melakukan apa. Hingga pada akhirnya pernyataan dari kakak saya benar-benar menyadarkan diri saya, membuat saya kembali ke dunia nyata. Membuat saya tertampar sedemikian hebat dan terus merenunginya berkali-kali.

”Pola pikir kamu salah. Selalu mikirin hal yang belum tentu terjadi, padahal hidup itu cuma perlu dijalani bukan dipikirin. Kalo pun apa yang kamu pikirin jadi kenyataan, yang penting kamu udah berani ngambil keputusan.”

Begitulah isi nasehat dari kakak saya. Saya benar­-benar tertampar oleh nasehat itu. Dalam nasehat itu, saya seperti mendapatkan sebuah jawaban yang baru saya sadari. Saat itu juga saya langsung merutuki diri saya sendiri. Kadang kita tak tahu bahwa hidup itu hanya perlu dijalani, tak perlu kita pikirkan. Karena ada sutradara kehidupan yang sudah mengatur hidup kita sedemikian rupa, kita hanya perlu berusaha dan mempasrahkan hasil usaha kita. Hanya itu. Dan kadang kita tak menyadari bahwa keresahan yang selama ini kita miliki hanyalah hasil dari pemikiran kita. Coba pikirkan kembali, bukankah nyatanya hal buruk yang kita pikirkan selama ini tak pernah terjadi ? Dan karena hal itulah yang membuat langkah kita tersendat, karena itulah kita kadang merasa hidup kita stagnan. Ya, hal itu membuat kita takut dalam melangkah, membuat kita takut melakukan sesuatu. Yang ada dipikiran kita hanya segala resiko yang akan terjadi, resiko yang takut kita menanggungnya.

download

sumber

Melakukan yang terbaik hari ini dan berhenti memikirkan masa depan

Kunci untuk menghadapi quarter life crisis adalah melakukan yang terbaik hari ini. Bukankah masa depan kita tergantung pada tindakan yang kita lakukan hari ini ?  Kita hanya perlu berusaha dan melakukan yang terbaik semampu kita hari ini. Mencoba mensyukuri kesempatan yang telah Tuhan berikan hari ini. Today is present, right ? dan berhentilah memikirkan masa depan, biarlah masa depan menjadi sebuah teka-teki bagi kita, hidup akan lebih menyenangkan dengan sebuah kejutan dan tentu akan menjadi lebih berwarna. Percayalah bahwa kita hanya perlu melaluinya, tak perlu memikirkannya.

Deathdream

Dua

Dengan susah payah aku membawa bertumpuk-tumpuk buku yang harus aku berikan pada pak Bara. Sekitar tiga puluh buku lebih dan aku harus membawanya sendiri. Bisa kau bayangkan betapa repotnya aku,bukan ? Jam di pergelangan tangan kiriku masih menunjukan jam sepuluh pagi.

Sial. Tak ada kah seorang pun yang bisa menolongku membawa buku-buku ini ?

Diantara kerepotanku, aku terusik dengan suara gaduh yang berasal dari halaman belakang sekolah yang baru saja aku lewati dan tertutupi oleh deretan kelas. Tertarik. Aku pun pergi untuk melihat siapa yang sedang berbuat onar di saat koridor begitu sepi.

“tangkep tas gue !” suara berat seseorang panik. Aku menatapnya lekat. Okeh baiklah rupanya sedang ada seseorang yang mulai merasa bosan di sekolah dan memilih hengkang sebelum jam pelajaran berakhir.

Kutarik tali tas yang hendak ia lemparkan, sebelumnya aku meletakan buku-buku menyebalkan yang kubawa terlebih dahulu di lantai.

“Siapa loe ? Lepas ! berani banget loe ?!” …Read More->