melamar-kerja.jpg

Sumber

Hai hai hai… I’m back yeay… kali ini aku akan memabahas tentang bagaimana cara agar cepat mendapatkan panggilan interview.

Tulisan ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi si penulis yang sudah beberapa kali dapat panggilan interview, tapi ga ada yang keterima, dan bahkan da yang ga dapet panggilan sama sekali, atau malah pernah kena usir sama pak satpam pas mau naruh lamaran pekerjaan.. *ups Agak ngenes,kan? Tapi ya it’s oke lah…

Sebenarnya dengan menuliskan ini aku mencoba untuk menertawakan ke-ngenesan diriku sendiri. Ya daripada bete sendiri,kan,dirumah ga ada kerjaan, ya mending menuliskan pengalaman nyari pekerjaan yang berharga ini.

Walaupun sebenernya ga tau juga bakal ada yang baca atau kagak atau ga tau juga ini bakalan berfaedah atau kagak. Semoga aja bermanfaat lah ya buat temen-temen yang juga masih berjuang buat nyari kerja seperti diriku *tsah

Kayaknya lama-lama bakal banyak pembaca yang ngabur deh abis baca kalimat pembuka yang sungguh tak berarti ini, oke daripada tambah banyak yang close tab windows dan tak menyelesaikan membaca tulisanku ini, lebih baik kita mulai poin-poin yang perlu diperhatikan untuk mendapat panggilan interview saat melamar pekerjaan, here they are, guys

  1. Cv yang menarik

Aku yakin seratus persen sih pasti kalo kalian searching di google tips mendapat panggilan interview atau key word tentang tips melamar pekerjaan, pasti point cv yang menarik ini ada di man-mana dan ada di posisi paling pertama.

Keliatan klise, tapi memang bener. Seorang hrd itu pertama kali menilai dirimu pasti melalui cv mu. Cv mu ini yang bakal jadi pertimbangan seorang HRD untuk selanjutnya akan mengenalmu lebih dalam melalui interview..

Aku pernah baca ga tau dimana, di twitter apa di blog gitu, pokoknya si orang yang bikin tulisan itu pernah ngejelasin kalo dia itu punya temen seorang hrd yang katanya bilang kalo yang dinilai hrd itu bener-bener riwayat hidupmu, diantaranya kegiatan apa yang yang kamu lakukan selama kamu hidup, oke salah maksudnya kegiatan apa saja yang selama ini kamu lakukan (tentu kegiatannya harus yang bermanfaat).

Katanya cv juga tak harus terlalu rame dengan hiasan layout atau watermarks atau apapun lah itu, karena hrd ga menilai hal itu sama sekali, hal tersebut berbeda jika kamu melamar pekerjaan di industry kreatif. Nah kalau melamar di perusahaan biasa sih paling yang dinilai itu ya,  seperti kegiatan yang diikuti, sertifikat apa yang yang dimiliki, dan yang paling penting adalah pengalaman kerja. Untuk poin terakhir akan kubahas sendiri ya..

Nah,kan, apa kabar cv gue yang isinya cuma pengalaman organisasi abal-abal yang paling banter jadi kepanitiaan kampus doang, sedangkan yang lain luar biasa bo..

Nah jadi sarah saya untuk dedek dedek gemes yang masih kuliah atau yang mau masuk kuliah, nanti sering-sering lah kamu mengikuti acara-acara yang bersifatnya bisa menmbuat cv mu lebih menarik seperti, ikut kegiatan oraganisasi, ikut pertukaran pelajar, dan terakhir, sering-sering lah nyari pekerjaan sampingan atau internship yang bisa membuat cvmu lebih menarik dan menambah daftar pengalaman kerjamu di cv.

  1. Cover letter yang unik

Next poin adalah cover letter yang unik, maksudnya adalah buatlah cover letter yang unik dan tidak yang bersifat umum, karena banyak diantara kita yang ketika melamar pekerjaan akan melampirkan cover letter yang isinya umum dan kurang lebih sama seperti di bawah ini.

contoh-surat-lamaran-kerja-terbaru

sumber

coba bandingkan dengan berikut ini..

(alamat anda)

(tanggal)

(nama penerima)

(jabatan pekerjaan)

(alamat)

Yang terhormat (salam & nama)

Mohon terima resume saya sebagai lamaran untuk jabatan terbuka sebagai Asosiasi Penjualan di perusahaan anda. Sebagai mahasiswa yang baru lulus dari Administrasi Bisnis, jabatan tersebut terlihat begitu pas dengan latar belakang pendidikan, pengalaman dan minat karir saya.

Menjadi mahasiswa di Universitas XYZ, saya tidak hanya mempertahankan nilai yang sempurna tapi saya juga menjadi anggota tim sepak bola sekolah yang sangat kompetitif dan sukses.

Latar belakang saya sebagai seorang pelajar dan atlit telah mengajarkan saya untuk menjadi disiplin dan focus, yang mana saya seorang yang percaya diri, merupakan satu dari kualitas penting yang dibutuhkan oleh semua professional di industry niaga. Pengalaman saya bekerja dalam lingkungan kelompok juga telah menanamkan nilai-nilai kerja sama.

Sebagai seorang anggota dalam kelompok, saya juga sangat berkontribusi dalam meningkatkan moral, semangat, dan keterikatan para anggota di tim kami dalam berbagai kegiatan yang saya selenggarakan. Dari skala 1-10 (10 menjadi nilai tertinggi), tim kami mendapatkan nilai 8 untuk ‘kesuksesan kegiatan dalam hal keterikatan’. Melalui segenap pencapaian saya sebagai seorang pelajar dan atlit, terbukti bahwa saya adalah orang yang bersemangat dan berdedikasi dalam setiap hal yang saya kerjakan.

Meskipun ini akan menjadi yang pertama kalinya saya bekerja di bidang perniagaan, saya cukup percaya diri bahwa dengan keterampilan dan kemampuan, saya bisa belajar dengan cepat dan berpengaruh langsung terhadap tim anda dan juga perusahaan.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk mempertimbangkan surat lamaran ini dan saya ingin sekali mendengarnya dari anda.Terima kasih telah meluangkan waktu untuk mempertimbangkan surat lamaran ini dan saya ingin sekali mendengarnya dari anda.

Hormat saya,

(tanda tangan)

(nama anda)

(alamat email anda & nomor kontak)

 Sumber

Nah setelah kamu melihat perbedaan keduanya, coba kamu bandingkan diantara kedua cover letter tersebut, manakah yang keliatan lebih ada usahanya? apakah cover letter yang pertama atau yang kedua? Jelas yang kedua. Cover letter yang pertama tidak terlalu terlihat usahanya, bisa saja seorang hrd sudah mengetahui lebih dulu bahwa cover letter yang bentuk pertama bisa Cuma asal copy dari internet lalu dipaste dengan data-data punya kamu.

Intinya adalah saat menulis cover letter ceritakanlah sebenar-benarnya keahliaan yang kamu miliki, dan alasan yang bisa membuat seorang hrd tertarik dan ingin mengenalmu secara lebih dalam saat interview. Nah, udah paham,kan,ya? Semoga saja paham maksudnya.

  1. Pengalaman kerja

The last Poin adalah pengalaman kerja. Jadi sebelum aku jelasin kenapa pengalaman kerja jadi hal paling penting setelah kedua poin sebelumnya, aku mau cerita dulu sama kalian. Plis lah ya baca dulu sampe selesai. Ceritanya, akutu mau nanya loker ke tetanggaku yang udah kerja dan jadi staf HRD saudara-saudara, eh tapi kata dianya perusahaan dianya lagi ga ngebuka loker. Ya allah ini aku kasih banget dah. Dan dia malah ngasih saran serta masukan gimana caranya biar dapet kerja, dan sarannya adalah “ Kalau bisa, nia nya harus udah punya pengalaman kerja dulu. Ya minimal 6 bulan lah. Soalnya kalau udah punya pengalaman kerja biasanya lebih gampang dapet kerjanya.” *JEGER

Saat ini, pengalaman kerja memang menjadi kualifikasi paling popular bagi perusahaan dalam menyeleksi karyawan.

Menurut The Independent yang dikutip dari situs jobstreet.co.id , penelitian baru menemukkan bahwa 58% perusahaan memberikan pengalaman kerja sebagai kualifikasi paling populer, dengan 48% lainnya memberikan pengalaman kerja sebagai faktor kedua terpopuler.

Biro statistic tenaga kerja Amerika Serikat memperkirakan bahwa hanya 33% pekerjaan di AS yang membutuhkan gelar sarjana, yang mengakibatkan pergeseran fokus pada pengalaman dan pelatihan di bidang yang diperlukan.

Hal itu dikarena pengalaman kerja memberikan kelebihan tersendiri dibandingkan dengan seorang freshgraduate, diantaranya mereka cenderung memiliki jaringan luas, memiliki pengetahuan tentang seluk beluk tentang dunia kerja, serta memiliki pengetahuan praktis dalam menjalankan perusahaan.

Nah sekian tulisan dari saya kali ini, semoga dapat bermanfaat dan semoga kita semua yang sedang mencari pekerjaan bisa segera mendapat pekerjaan terbaik.

Untuk teman-teman yang punya pengalaman tentang gimana susahnya mencari pekerjaan bisa share pengalamannya di kolom komentar dibawah,ya…

3 Comments on Tips Cepat Mendapatkan Panggilan Interview

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *